Langgar tua di Padukuhan Singojayan itu ada di sebelah rumah Bapak Muhammad Sahal, sebelum beliau lahir. Dimungkinkan Langgar Tua itu sudah berusia ratusan tahun. Dindingnya terbuat dari bata nerah yang ditata dengan rapi dengan perekat tanah. Sampai saat ini, langgar tua itu masih difungsikan oleh warga sekitar, seperti untuk salat setiap harinya dan untuk salat tarawih di bulan Ramadan. Langgar tua tersebut, merupakan wakaf dari Bapak Amad Ngali, Abdul Faruki, dan Abdul Fatah.